Ketua KPU Kaltim Hadiri Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026
SAMARINDA, kaltim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi aktif masyarakat secara berkesinambungan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 yang diinisiasi oleh KPU RI bersama Anggota Komisi II DPR RI, H. Aus Hidayat Nur, yang bertempat di Samarinda, Senin [08/06/2026] .
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Idris. Dalam pemaparannya, Fahmi menyoroti tantangan besar yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemilu kepala daerah terdahulu, khususnya terkait dinamika tingkat partisipasi pemilih di wilayah Kalimantan Timur.
Berdasarkan data yang dipaparkan, persentase masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya (golput) pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya tergolong masih sangat tinggi, yakni mencapai hampir 30 persen dari total daftar pemilih yang ditetapkan.
“Angka tidak menggunakan hak pilih yang menyentuh hampir 30 persen pada Pilkada lalu merupakan jumlah yang sangat besar. Hal ini tentu menjadi perhatian dan evaluasi kita bersama,” ujar Fahmi di hadapan para peserta sosialisasi.
Lebih lanjut, Fahmi menyanyangkan adanya dinamika psikologis di tengah masyarakat yang cenderung apatis terhadap kontestasi politik. Menurutnya, masih ada stigma yang berkembang di mana sebagian masyarakat merasa bahwa menyampaikan hak suara ataupun tidak, tidak akan membawa perubahan signifikan terhadap nasib dan kesejahteraan pribadi mereka.
Guna mengikis pandangan apatis tersebut, KPU Kaltim secara khusus mengajak para peserta kegiatan, yang didominasi oleh elemen pemuda dan mahasiswa, untuk mengemban peran strategi sebagai agen sosialisasi ( agent of change ) di lingkungan masing-masing.
Fahmi menegaskan, berbagai aspek krusial seperti stabilitas keamanan, kesempatan mengenyam pendidikan tinggi, program pendidikan gratis, hingga pembangunan infrastruktur daerah yang merata merupakan produk nyata dari kebijakan politik yang dihasilkan melalui proses pemilu yang sah.
“Kita harus menyadari bahwa situasi yang kondusif, kemudahan akses pendidikan, hingga fasilitas publik yang kita nikmati hari ini adalah hasil nyata dari proses pemilu yang baik,” tegasnya menutup pemaparan.
Simak dokumentasi video selengkapnya melalui Channel YouTube Resmi KPU Provinsi Kalimantan Timur . Jangan lupa untuk Like, Comment, Share, dan Subscribe agar Anda selalu mendapatkan informasi terpercaya seputar perkembangan demokrasi di Kalimantan Timur! (Humas KPU Kaltim)